Kekuatan Keseimbangan

Dalam buku “Samurai Selling,” Chuck Laughlin, Karen Sage dan Marc Bockmon menuliskan tentang kekuatan keseimbangan samurai untuk memenangkan pertarungan.  Kekuatan keseimbangan yang dimaksud adalah : integritas, disiplin, kreativitas, dan tanpa rasa takut.  Pertarungan menggunakan pedang di jaman samurai membutuhkan kejujuran, hati yang bersih dalam pelayanan, melayani masyarakat dan pemimpinnya.  Dengan kejujuran samurai bertarung bukan untuk tujuan materi, tapi pelayanan untuk memberikan yang terbaik.  Disiplin adalah kerja keras, teguh dan kuat menghadapi cobaan dan rintangan.  Kreativitas adalah selalu berpikir mencari jalan yang terbaik, efektif dan efisien, membuat suatu teknik penyerangan/ bertahan.  Tanpa rasa takut berarti berani, maju, menyerang dengan penuh keberanian .  Dengan menggunakan sikap mental samurai, Bangsa Jepang unggul dalam industri, manajemen, kepemimpinan dan pemasaran.

Sukses tergantung dari keseimbangan menghadapi dan menyelesaikan masalah.  Mereka yang tidak seimbang akan jatuh, mudah dikalahkan.  Keseimbangan harus terus dilatih agar menjadi suatu sikap mental untuk memenangkan pertarungan, persaingan.  Di dalam bisnis dan industri, yang melibatkan manajemen dan kepemimpinan, sikap mental samurai: memiliki integritas, disiplin, kreativitas, dan tanpa rasa takut.  Sikap mental smurai harus ditanamkan melalui contoh-contoh nyata oleh keluarga, di dalam keluarga, organisasi, masyarakat dan pemerintah.  Anggota keluarga/ masyarakat/ organisasi yang tidak/ kurang memiliki sikap mental samurai akan terus berusaha memilikinya, dan akan merasa malu jika tidak memiliki sikap mental samurai tersebut.

Sukses adalah hasil dari sikap mental.  Sikap mental positif akan memberikan hasil sukses.  Sikap mental negatif akan memberikan kegagalan.  Sikap mental samurai, yang merupakan modal budaya bangsa Jepang dalam manajemen dan kepemimpinan modern untuk menghasilkan kesuksesan.

 

Tinggalkan Balasan