Menulis di Jaman Now: Berpikir Kritis, Analitis, Kreatif, Produktif.

Di jaman now, semua orang bisa membaca, kecuali mereka tidak sekolah sama sekali karena sakit atau cacat berat sejak kecil.  Sekolah dan kursus yang dilakukan di desa sampai di kota,  dapat meningkatkan jumlah orang melek huruf, mencari informasi dengan membaca,  Revolusi informasi melalui internet, web dan media sosial, budaya membaca akan terus meningkat.  Tujuan dari banyak membaca adalah untuk menemukan kebenaran melawan berita hoak, salah satunya adalah mencari informasi melalui sumber  yang terpercaya, terdaftar, bergaransi dan terakreditasi.  Setelah masyarakat melek informasi (bukan hanya melek huruf), dia akan bisa membedakan mana berita palsu dan mana berita asli, mana berita tendensius, mana berita realita, mana berita iklan dagang, mana berita non iklan, mana berita memecah persatuan dan mana berita mempersatukan, dan pembaca  bisa menganalisa arah dan tujuan berita dengan baik.  Untuk bisa membedakan jenis dan maksud berita/ informasi,  masyarakat haruslah memiliki  kemampuan berpikir kritis-analitis, dengan lebih banyak membaca dan menulis.

Di jaman now, semua orang bisa membaca, tapi tidak semua orang bisa menulis.  Artinya penulis memiliki kemampuan untuk menggiring pikiran pembaca untuk membentuk opini-persepsi, citra, tentang sesuatu, dan merayu pembaca untuk menentukan pilihan akan sesuatu untuk dibeli, dipilih (untuk pilihan politik), atau membentuk citra akan sesuatu.  Penulis bisa menjadi profesi bergengsi di dunia kerja kreatif, untuk membuat cerita/ narasi tentang apa saja sebelum tulisan dibuatkan menjadi video atau gambar, dengan membuat story telling (penuturan cerita) tentang pengalaman, kesan, harapan, tantangan dan peluang akan sesuatu produk atau jasa yang bisa menjual, membuat konsep kerja sama, pemasaran, industri, sejarah, budaya, cerita pendek, komik, komedi, drama, atau apa saja, yang semuanya itu harus direncanakan terlebih dahulu, yang disebut skenario atau proposal, atau jalan cerita, atau prosedur, yang dijelaskan dalam bentuk kata-kata, kalimat, atau narasi, yang setelah dirasa benar dan pas, kemudian produk informasi itu bisa dilepas ke pembaca-masyarakat umum.

Di sinilah pentingnya tulisan yang bermutu, informatif, terpercaya, bisa menggiring pikiran pembaca untuk memutuskan pilihan dan menjual produk.  Hanya mereka yang banyak membaca memiliki kemampuan luas untuk berpikir kritis dan analitis, menafsirkan ending dari suatu tulisan, untuk apa dan mengapa tulisan itu dibuat bagi produk, perusahaan atau pribadi.   Artis, politisi, produsen dan marketer produk-produk konsumtif dan produk mewah-bermerek sangat membutuhkan informasi yang kuat dari pemikir kreatif yang berkualitas, yaitu dari generasi milenial yang pintar menulis, yang semuanya itu harus dimulai dan dibentuk dari latihan menulis dari hal-hal yang kecil, untuk mengasah mereka berpikir kreatif, analitis, produktif, menjual dan menggerakkan kekuatan ekonomi, sosial, politik dan budaya di dalam masyarakatnya.

 

Tinggalkan Balasan