You are currently viewing Pengalaman Berkebun Bunga dan Sayur di Lantai Atap

Pengalaman Berkebun Bunga dan Sayur di Lantai Atap

Lantai atap, begitu nama lantai yang juga berfungsi sebagai atap di atas bangunan bertingkat.  Dia memiliki fungsi atap dan juga halaman tambahan untuk multifungsi, sebagai tempat menjemur pakaian, berjemur diri, berkebun dan berolah raga.  Hidup di rumah minimalis, lantai atap adalah tempat berekreasi dengan berkebun bunga dan sayur di dalam pot, yang fungsinya untuk menyalurkan hobi, menghilangkan steres, dan juga bisa  untuk menunjang kebutuhan sayur di dapur, walau sedikit, tapi rasanya lebih nikmat dan sehat.

Manfaatkan berkebun bunga dan sayur di lantai atap rumah anda, dengan menggunakan pot-pot bekas dari ember, kaleng cet, pipa paralon, ban bekas, dsb.  Gunakan tanah subur/ bisa juga tanah biasa untuk media tanam di dalam pot.  Campurkan 3 bagian tanah dengan 1 bagian pupuk bokashi (pupuk kandang fermentasi dengan EM), aduk merata, kemudian ditanami bibit sayur.  Bibit sayur bisa ditanam terpisah di pot-pot yang kecil untuk pembenihan.  Tanaman sayur yang suka sinar diletakkan pada tempat lantai yang terbuka dari sinar matahari, sedangkan tanaman sayur yang suka teduh perlu diberikan pelindung dari paranet.  Pastikan tanaman dalam pot disirami air setiap hari (pagi dan sore) agar tidak kekeringan.  Pemberian pupuk kandang bisa dilakukan setiap 3 minggu dua genggam di atas permukaan tanah, kemudian disiram.  penyiangan tanaman gulma dilakukan dengan mencabut langsung.  Penyiraman air bisa dilakukan dengan mencampur EM, pupuk organik cair dari kencing sapi, kelinci, fermentasi dari air cucian beras dan bokashi cair dari limbah dapur bisa digunakan untuk menyiram tanaman sayur/ bunga.

Tanaman bunga yang ditanam adalah bunga yang tahan terhadap kekurangan air dan rajin berbunga, misalnya jenis bugenvil, tapak dara, nanas hias, kaktus hias, palem.  Tanaman pisang dan buah markisah bisa ditanam di pot tangki air besar yang dipotong dua, untuk membuat rindang kebun dari terik matahari.  Pot besar dari tangki bisa digunakan untuk menampung sisa-sisa tanaman dan tanah untuk pupuk dan persediaan tanah subur saat digperlukan untuk mengganti media tanah.  Untuk menyejukkan halaman lantai atap bisa diletakkan air yang ditampung di dalam tangki air yang dipotong, yang airnya digunakan untuk menyiram tanamam, memelihara ikan lele/ ikan hias, dan di sebelah tangki/ tandon air bisa ditaruh paralon yang dirancang bertingkat untuk hidroponik sayur.  Air dari kolam ikan bisa digunakan untuk menyiram yang mengandung pupuk cair dari kotoran ikan.

Berkebun bunga dan sayur di lantai atap dengan menggunakan Teknologi EM sangat efisien dengan pupuk organik, sisa-sisa tanaman bisa didaur ulang menjadi pupuk di dalam potMulailah berkebun bunga dan sayur di lantai atap, agar anda betah di rumah, bahagia bersama keluarga menikmati waktu libur, berolah-raga sambil berkebun, dan menyalurkan hobi.  Anda juga mendapatkan bonus sehat jasmani dan rohani.

 

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan