You are currently viewing Jangan Khawatir, Selalu Ada Jalan.

Jangan Khawatir, Selalu Ada Jalan.

Selama masa pandemi ini banyak diskusi  saya lakukan dengan orang-orang yang saya temui, dari generasi muda dan juga generasi tua, yang sedang memulai usaha, menjalankan usaha, dan mulai persiapan pensiun.  Mereka rata-rata memiliki pemikiran khawatir akan apa yang akan terjadi 5-20 tahun ke depan yang tdidak bisa mereka bayangkan.  Contoh yang nyata yang sedang mereka hadapi adalah adanya pandemi Covid 19 yang tidak mereka duga sama sekali, lapangan kerja terbatas, perubahan drastis, kebangkrutan usaha, pengangguran dan berbagai perubahan informasi dan bisnis digital yang sedang mereka hadapi dan entah apa lagi yang akan terjadi, mereka tidak bisa membayangkannya.  Mereka memiliki rasa khawatir, was-was dan ada rasa takut menghadapi masa depan untuk 5-20 tahun ke depan.  Kecepatan dan kelimpahan informasi yang sangat besar ini juga menyebabkan mereka memiliki rasa khawatir.

Saya menasihatinya dengan santai saja.  Jangan khawatir.  Hidup adalah perubahan, untuk berhasil dalam menghadapi perubahan tersebut, kita harus selalu waspada, bersiap-siap menghadapi perubahan, dengan lebih banyak belajar dan memperluas pengalaman.  Waktu saya muda di tahun 1980-2000, sangat banyak perubahan-perubahan ekonomi dan politik di tingkat nasional dan internasional terjadi,  banyak orang atau pengusaha yang setres akibat perubahan -perubahan tersebut.  Mereka setres karena menderita keuntungan dan kerugian dari perubahan.  Setiap perubahan pasti ada dua kubu yang terkena imbasnya, yaitu kubu untung dan kubu rugi.  Terus terang, saya tidak merasakan kekhawatiran terhadap perubahan-perubahan, karena saya tidak banyak mengetahui informasi-informasi seperti sekarang.  Saya tetap bekerja dan belajar tentang hal-hal kecil yang saya sukai.

Ketakutan, khawatir dan cemas adalah sumber kegagalan, akibat kebanyakan tahu atau kekurang-tahuan sama sekali akan perubahan.  Dalam menghadapi pandemi Covid 19 ini, kita tidak perlu khawatir, takut atau cemas berlebihan, karena hal itu tidak penting, tidak ada manfaatnya.  Kita juga tidak perlu mempersiapkan diri atau berusaha memprediksi apa yang akan terjadi 5-20 tahun ke depan.  Karena siapapun bisa salah dalam memprediksi apa yang akan terjadi dalam jangka panjang.  Cukuplah kita mempersiapkan diri untuk 6 bulan sampai 12 bulan ke depan.  Selalulah bersiap-siap untuk hal-hal yang harus dipersiapkan dalam jangka pendek.  Kesehatan yang prima, mendapatkan makanan, kenyamanan dan keuntungan materi/ spirit yang cukup dalam jangka pendek.  Berpikirlah jangka pendek untuk selamat dari Covid 19 ini, maka anda akan tidak ragu, cemas, atau khawatir.  Anda akan melihat jalan atau peluang-peluang lain dalam jangka pendek, yang akan menghubungkan perjalanan anda untuk jangka panjang.  Berpikirlah selalu ada jalan, selalu menjadi lebih baik dan lebih mudah, maka anda tidak akan khawatir, anda akan lebih menikmati hidup.

Tinggalkan Balasan